Pengaruh Penambahan Rumput Laut (Eucheuma cottoni) Terhadap Nilai Gizi Stik Bebas Gluten
Abstract
Rumput laut di Indonesia merupakan produk utama dalam ekspor produk perikanan budidaya. Kepulauan Riau adalah daerah dengan potensi produksi rumput laut yang besar. Zulham (2018) menyatakan bahwa budidaya rumput laut memiliki wilayah yang luas tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan karena terkendala oleh fasilitas olahan, akses pasar, distribusi dan produksi yang masih kurang. Salah satu cara pemanfaatan rumput laut adalah dengan pebuatan stik rumput laut. Selama ini produk stik yang berbahan gluten terbuat dari terigu, yang diketahui bahwa gluten dapat memicu penyakit degeneratif jika digunakan secara berlebihan. Salah satu solusinya adalah mengganti tepung terigu dengan tepung non gluten dengan penambahan rumput laut yang mengandung serat. Pada penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan SSPS 27, yang terdiri dari 3 perlakuan F1 (33%), F2 (35%), F3 (39%). Hasil pengujian organoleptik menunjukkan bahwa pada perlakuan F2 yang terbaik pada nilai rata-rata terhadap parameter Kenampakan (2,65%), Aroma (2,69%), Rasa (2,65%), dan Tekstur (2,61%). Nilai proksimat yang dihasilkan dari uji hedonik mendapat kan Nilai rata-rata kadar air (4,95%), kadar abu (2,725%), kadar protein (4,485%), kadar lemak (31,6%), kadar karbohidrat (52,24%).
Downloads
References
Rumput laut di Indonesia merupakan produk utama dalam ekspor produk perikanan budidaya. Kepulauan Riau adalah daerah dengan potensi produksi rumput laut yang besar. Zulham (2018) menyatakan bahwa budidaya rumput laut memiliki wilayah yang luas tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan karena terkendala oleh fasilitas olahan, akses pasar, distribusi dan produksi yang masih kurang. Salah satu cara pemanfaatan rumput laut adalah dengan pebuatan stik rumput laut. Selama ini produk stik yang berbahan gluten terbuat dari terigu, yang diketahui bahwa gluten dapat memicu penyakit degeneratif jika digunakan secara berlebihan. Salah satu solusinya adalah mengganti tepung terigu dengan tepung non gluten dengan penambahan rumput laut yang mengandung serat. Pada penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan SSPS 27, yang terdiri dari 3 perlakuan F1 (33%), F2 (35%), F3 (39%). Hasil pengujian organoleptik menunjukkan bahwa pada perlakuan F2 yang terbaik pada nilai rata-rata terhadap parameter Kenampakan (2,65%), Aroma (2,69%), Rasa (2,65%), dan Tekstur (2,61%). Nilai proksimat yang dihasilkan dari uji hedonik mendapat kan Nilai rata-rata kadar air (4,95%), kadar abu (2,725%), kadar protein (4,485%), kadar lemak (31,6%), kadar karbohidrat (52,24%).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 lara andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
