Evaluasi Kritis Manajemen Pedet Sapi Perah: Fondasi bagi Keberlanjutan Produksi Susu Nasional

Penulis

  • Aldena Bina Salimah Universitas Padjadjaran
  • Raden Febrianto Christi Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Sari Suryanah Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.58300/jps.v4i2.1321

Kata Kunci:

pedet, sapi perah, produksi susu, keberlanjutan

Abstrak

Keberhasilan pemeliharaan pedet sapi perah merupakan titik awal yang sangat menentukan keberlanjutan produksi susu nasional. Masa awal kehidupan pedet adalah fase kritis yang memengaruhi performa reproduksi dan produksi ternak di masa depan. Artikel ini menyajikan evaluasi kritis terhadap aspek-aspek utama dalam manajemen pedet, meliputi pemberian pakan, pengelolaan kandang, serta sanitasi dan kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan dalam praktik manajemen pedet, seperti keterlambatan pemberian kolostrum, kualitas nutrisi yang rendah, atau buruknya sanitasi kandang, berkontribusi besar terhadap tingginya angka kematian dan rendahnya performa pertumbuhan pedet. Sebaliknya, penerapan manajemen yang tepat dan berbasis ilmiah terbukti meningkatkan kelangsungan hidup, efisiensi pertumbuhan, serta kesiapan pedet sebagai ternak pengganti. Pedet yang dikelola dengan baik akan tumbuh menjadi induk sapi perah yang sehat dan produktif, yang penting dalam menjaga ketersediaan ternak pengganti dan keberlangsungan produksi susu jangka panjang.

Kata kunci: pedet, sapi perah, produksi susu, keberlanjutan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aprily, N. U., Sambodho, P., & Harjanti, D. W. (2016). Evaluasi Kelahiran Pedet Sapi Perah di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 18(1), 36. https://doi.org/10.25077/jpi.18.1.36-43.2016

Asminaya, N. S., Auza, F. A., Abadi, M., Asni, N., Agustina, D., Afyudi, B., Tasse, A. M., Yaddi, Y., & Fitrinaingsih, F. (2024). Pengenalan Manajemen Pemeliharaan Sapi Perah Berdasarkan Pedoman Good Dairy Farming Practice (Gdfp) Di Desa Wesalo, Kabupaten Kolaka Timur. BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 54–65. https://doi.org/10.30598/bakira.2024.5.1.54-65

Mayasari, N., de Vries Reilingh, G., Nieuwland, M. G. B., Remmelink, G. J., Parmentier, H. K., Kemp, B., & van Knegsel, A. T. M. (2015). Effect of maternal dry period length on colostrum immunoglobulin content and on natural and specific antibody titers in calves. Journal of Dairy Science, 98(6), 3969–3979. https://doi.org/10.3168/jds.2014-8753

Mayasari, N., Van Knegsel, A. T. M., de Vries Reilingh, G., Kemp, B., & Parmentier, H. K. (2016). Natural autoantibodies in Bos taurus calves during the first twelve weeks of life. Veterinary Immunology and Immunopathology, 178, 70–78. https://doi.org/10.1016/j.vetimm.2016.07.001

NRC. (2001). Nutrient Requirement of Dairy Cattle (8th ed.). National academic of Science.

Parakkasi, A. (1999). Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. Universitas Indonesia Press.

Raboisson, D., Trillat, P., & Cahuzac, C. (2016). Failure of passive immune transfer in calves: A meta-analysis on the consequences and assessment of the economic impact. PLoS ONE, 11(3),1–19. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0150452

Salimah, A. B., Mayasari, N., & Tanuwiria, U. H. (2022). Manajemen Pemberian Kolostrum dan Pakan Starter terhadap Kandungan Imunoglobulin-G (IgG) dan Pertambahan Bobot Badan Pedet Sapi Perah di PT UPBS Pangalengan. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 22(1), 61. https://doi.org/10.24198/jit.v22i1.37804

Salman, L. B., Sumantri, C., Noor, R. R., Saefuddin, A., & Talib, C. (2015). Kurva Pertumbuhan Sapi Friesian Holstein dari Lahir Sampai Siap Kawin Berdasarkan Tingkat Kelahiran. Jurnal Veteriner, 16(1), 96–106.

Schingoethe, D. J. (2017). A 100-Year Review: Total mixed ration feeding of dairy cows. Journal of Dairy Science, 100(12), 10143–10150. https://doi.org/10.3168/jds.2017-12967

Setiani, D., Nilamcaya, M., & Arisandi, B. (2024). Manajemen Pemeliharaan Pedet Sapi Perah Friesian Holstein Di Farm PT Global Dairi Alami (PT GDA) Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Kandang?: Jurnal Peternakan, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.32534/jkd.v15i1.5502

Soberon, F., Raffrenato, E., Everett, R. W., & Van Amburgh, M. E. (2012). Preweaning milk replacer intake and effects on long-term productivity of dairy calves. Journal of Dairy Science, 95(2), 783–793. https://doi.org/10.3168/jds.2011-4391

Tanuwiria, U. H., Susilawati, I., Budimulyati, L., & Tasripin, D. S. (2020). Limpah Keterampilan Formulasi Ransum Pedet dan Penerapannya di Kelompok Peternak Harapan Jaya Anggota Koperasi Serba Usaha Tandangsari Skill Transfer of Calf Ration Formulation and Its Application in Harapan Jaya Farmer Groups , All-Round Business Coopera. 2(2), 15–23.

Triyanton. (2009). Manajemen Pemeliharaan Pedet Sapi Perah Di Perusahaan Peternakan CV. Mawar Mekar Farm. Universitas Sebelas Maret.

Wahyudi, A., Sujono, S., Hendraningsih, L., Prima, A., Vinc?vi?a-Gaile, Z., & Zekker, I. (2021). Effect of Urea in Total Mixed Ration and its Silage on Friesian Holstein Bull Calves Productivity in Tropic Condition. Sarhad Journal of Agriculture, 37(SpecialIssue 1), 84–89. https://doi.org/10.17582/journal.sja/2021/37.s1.84.89

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-05